Langsung ke konten utama

Postingan

SDN 2 TALIWANG

Postingan terbaru

Persiapan Menanam Padi

  Dokumentasi Pribadi      Foto di atas menunjukkan tentang seorang petani yang sedang mempersiapkan penanaman padi di sawahnya. Persiapan yang dilakukan oleh petani tersebut adalah melubangi tanah dengan menggunakan alat yang dinamakan gejrek. Alat tersebut terbuat dari kayu dengan bentuk tabung panjang dan runcing di bagian paling bawah untuk melubangi tanah. Tanah yang telah berlubang kemudian dapat diisi dengan bibit padi. Pada foto tersebut juga tampak tanah yang kering serta ada pepohonan yang daun-daunnya mengering dan beberapa ada yang habis. Hal itu menunjukkan bahwa musim kemarau telah terjadi dalam waktu yang lama. Namun, petani yang mempersiapkan penanaman padi dapat memberikan informasi bahwa musim kemarau akan berakhir dan akan berganti dengan musim hujan karena padi biasanya ditanam pada saat musim hujan. -Rifda Salsabila-

Alam yang Eksotis

  Dokumen Pribadi      Tampak matahari pagi nun jauh di sana muncul di sela-sela gunung kembar yang tak jauh dari dermaga. Perjalanan pagi itu diiringi oleh sang surya yang mulai muncul ke permukaan ditambah dengan suara ombak dan juga angin sepoi-sepoi pagi itu, tidak lupa bau asap kapal yang keluar dari cerobong. Semakin jauh kapal meninggalkan dermaga semakin tinggi pula sang surya melambung menemani perjalanan menuju ke Pulau Cabe.

Berkah di Waktu Sunsrise~

                                       (dokumen pribadi)      Matahari terbit suatu keberkahan bagi umat manusia yang menandakan bahwa harus memulai hal baru dan melupakan hal buruk di hari kemarin. Keberkahan di raih dari sebuah nikmat syukur masih diberikan umur panjang untuk menikmati dan memperbaiki diri menjadi lebih baik. Ketika bangun dari lelahnya bekerja dihari kemarin, bangun pagi dan menghirup udara segar di pagi hari adalah solusi untuk menenangkan jiwa~ 

Pedagang

                                     (dokumen pribadi)     Foto para pedagang ini diambil pada pagi hari di sebuah pasar di wilayah Kabupaten Tuban Jawa timur.  F oto ini  memperlihatkan  perjuangan dan usaha para pedagang mendagangkan daganganya. Semangat mereka untuk mengais   rezeki.       Semangat para pedagang yang didominasi oleh para lansia ini dapat menginspirasi kita semua untuk tidak putus asa dengan takdir, selalu ada cara bagi kita untuk mencari rezeki.    _Gilang Harits Mu’aafi_

Bezitterig

  Sumber Gambar: https://www.idntimes.com/health/medical/amp/rifa-2/mengenal-komponen-darah-dan-fungsi-pentingnya-bagi-tubuh-c1c2 Suara segerombolan orang dengan kuda mereka memenuhi sebuah desa dengan mayoritas penduduknya adalah Tionghoa pada tahun 1825. Tak lama setelah itu, suara tembakan bertubi-tubi menembus rumah-rumah diikuti dengan suara jeritan dan tangisan. Suasana malam itu sangat mencekam dan menegangkan. Namun dalam diri pasukan tersebut merasakan gelora yang begitu bersemangat bak pemburu yang mendapatkan binatang buruhan. “Allahu Akbar!!” Pria yang paling depan menyerukan ucapan berbahasa Arab. “Allahu Akbar! Allahu Akbar!” Orang-orang yang ada di belakangnya mengikuti dengan semangat. Seorang wanita terduduk lemas di samping tubuh laki-laki yang baru saja meninggalkan dunia terkena senjata. Seorang pria berusaha melawan pasukan itu, namun ia hanya menjadi korban selanjutnya. Dua pemuda mencoba bertahan dengan bersembunyi di balik jemuran-jemuran panjang ...

Sepasang Bayi yang Lahir dari Bambu dan Telur

  sumber foto: http://budisusilo85.blogspot.com/2015/01/tugu-telur-pecah-kabupaten-bulungan.html Dahulu hiduplah sepasang suami-istri yang mendiami sebuah perkampungan kecil di tepi Sungai Payang, cabang Sungai Pujungan. Suaminya bernama Kuanyi dan seorang pemimpin suku bangsa Dayak Hupan (Dayak Kayan). Kuanyi dan istri nya ini tidak memiliki keturunan atau tidak memiliki seorang anak, apalagi seorang pemimpin harus memiliki keturunan untuk meneruskan tahta dari ayahnya ini. Kuanyi yang semakin tua sangat risau karena merindukan sosok seorang anak untuk menemani hari-hari membantu istrinya dalam pekerjaan rumah maupun menemaninya ke hutan untuk berburu.           Pada saat Kuanyi ingin pergi ke hutan untuk berburu, istrinya berteriak “Jangan pulang malam ya, hati-hati dijalan semoga mendapatkan binatang buruan!” Kuanyi hanya tersenyum sambil melambaikan tangan kepada istrinya tersebut. Ketika Kuanyi sampai di hutan dan berkeliling...