Langsung ke konten utama

Jerawat dan Komentar Orang


 Sumber gambar : https://nakita.grid.id/amp/0222388/kenali-jerawat-kistik-dan-upaya-pengobatannya-moms-wajib-tahu
https://sadarsehat.org/pertanyaan-anak-muda/gimana-kalau-aku-digosipin/
-edited with College Maker Apps

“Udah pake skincare tapi kok masih jerawatan?”

“Aku yang nggak pernah pake skincare aja nggak pernah jerawatan”.

“Skincare-nya nggak cocok kali makanya jerawatan”.

 

Ucapan-ucapan seperti itu sering diterima oleh orang-orang yang lagi ada di fase breakout atau lagi berjuang untuk jerawat. Banyak orang yang merasa down ketika mereka sedang berjuang untuk permasalahan kulit, ternyata orang di sekitarnya terkesan tidak mendukung dan malah membuat mereka yang sedang berjuang makin insecure. Padahal, mereka yang punya permasalahan kulit juga tahu jika kulitnya memang sedang tidak baik-baik saja. Mereka juga tahu apa yang harus dilakukan jika kulit sedang ‘rewel’. Mereka juga sabar dengan apa yang terjadi sama kulit mereka dan berusaha menerima kenyataan. Ketika mereka sudah menerima kondisi seperti itu, lalu orang lain malah menghancurkan usaha mereka untuk menerima kenyataan.

Ironisnya, perkataan-perkataan itu lumrah terjadi dan diucapkan oleh orang-orang terdekat yang mana seharusnya mereka mendukung. Tidak mudah memperbaiki permasalahan kulit apalagi permasalahannya cukup parah. Butuh effort yang lebih untuk berjuang memperbaikinya dengan proses yang panjang dan tidak instan. Proses yang baik pasti akan mendapatkan hasil yang baik pula. Hanya perlu waktu saja sampai proses itu mencapai akhir. Karena skincare bekerja tidak hanya sehari atau dua hari, namun berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Mie instan saja perlu proses memasak dan meramu hingga akhirnya dapat disantap.

Padahal, orang memakai skincare kan bagus, artinya dia punya kesadaran bahwa kulit juga butuh nutrisi dan perawatan. Mereka tahu jika kulit yang terawat adalah investasi untuk masa depan dan sebagai rasa syukur atas pemberian Tuhan. Daripada komentar tentang kulit orang lain, mengapa tidak ikut merawat kulit juga ?

 

~Rifda Salsabila

Acne Fighter

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SDN 2 TALIWANG

Kenalan Dulu Yukk!

  Halow everybody, selamat datang di blog HistoryScript. kenapa yoo dinamakan HistoryScript? Kita bahas asal mula penamaan dulu yaa... HistoryScript itu asalnya dari dua kata yaitu History dan Script. History itu artinya sejarah, nah kalo script itu artinya naskah. Nah dari kedua kata itu digabungin artinya. Iyapp betul, histrory script itu artinya naskah sejarah. Dari namanya aja udah pada tau kann di blog ini akan bahas apa ajaa ???? Kita disini bahas tentang tulisan dan peristiwa-peristiwa sejarah loo... pastinya akan ditulis dengan gaya bahasa yang mileniall karena para penulisnya pun anak-anak millenial zaman now. Kita akan sering update membahas topik yang seru seru bangeettt. Siapa yang nggak sabaarrrr ???? Tungguinn yak🤪 Btw ngomongin tentang penulisnya, kita belum kenalan nih siapa ajaa sih penulisnyaa.... kita perkenalan dluu yaa, Ada pepatah nih Tak Kenal Maka Tak Sayang, Tak Sayang Maka Tak Cinta nahh lohhh. Kita dari jurusan yang sering dibilang gabisa move on nih.. y...

Around The World In One Night

  Sumber Gambar: https://www.google.com/amp/s/bobo.grid.id/amp/08677592/mengenal-gaya-candi          Pagi itu merupakan pagi yang cerah untuk memulai petualangan bagi si kembar, Arya dan Kusuma. Pagi yang cerah ini mereka rencakan untuk mengeksplore wilayah candi Borobudur. “apakah semua peralatan sudah kau persiapkan, kak ?” tanya Arya “sudah, mari berangkat”. Jawab Kusuma sambil memeriksa kembali barang-barang di tas.           Mereka pun berangkat. Arya yang seorang pecinta alam sangat menikmati perjalanan, sedangkan Kusuma yang seorang kutu buku penggemar sejarah sedang sibuk me research sejarah tentang candi Borobudur.           Borobudur saat itu sangat sepi dan hanya mereka lah satu-satunya pengunjung saat itu, hingga pada akhirnya tanpa mereka sadari mereka tertidur ditengah-tengah candi Borobudur tersebut.       ...