Langsung ke konten utama

Ketika Bumi Tidak Bisa Dihuni Lagi: Resensi Film "Space Sweepers" (2021)

 


Sumber Gambar: https://www.pramborsfm.com/entertainment/berhubungan-dengan-indonesia-ini-fakta-lain-film-space-sweepers-yang-sempat-puncaki-netflix

 

Judul Film: Space Sweepers

Tahun Rilis: 2021

Produksi: Bidangil Pictures

Sutradara: Jo Sung Hee

Produser: Kim Su Jin dan Yoon In Beom

Durasi: 136 menit

Pemain:

-       Song Joong Ki sebagai Tae Ho

-       Kim Tae Ri sebagai Kapten Jang

-       Jin Seon Kyu sebagai Tiger Park

-       Yoo Hae Jin sebagai Bubs

-       Richard Armitage sebagai James Sullivan

-       Park Ye Rin sebagai Dorothy

 

Space Sweepers merupakan film luar angkasa pertama dari Korea Selatan. Film ini berlatar pada tahun 2092 dimana pada tahun tersebut bumi tidak bisa dihuni lagi karena telah tercemar. Pada tahun tersebut, teknologi juga telah berkembang pesat. Manusia melakukan perjalanan dengan pesawat atau kapal terbang serta banyak robot yang bertigkah laku dan berbicara layaknya manusia biasa, bahkan memiliki perasaan.

Seperti halnya bumi pada masa sekarang yang memiliki banyak masalah sampah, pada tahun 2092 dalam film ini juga diceritakan banyak sampah di luar angkasa. Namun, sampah tersebut berasal dari material-material yang berasal dari kapal terbang atau sampah lainnya. Oleh karena itu, terdapat para pembersih sampah yang digaji untuk membersihkan sampah luar angkasa. Mereka menggunakan kapal terbang dan berisi beberapa orang. Salah satu kelompok pembersih sampah adalah Victoria, yang terdiri dari Tae Ho (Song Joong Ki), Kapten Jang (Kim Tae Ri), Tiger Park (Jin Seon Kyu), dan Bubs (Yoo Hae Jin). Ketika menjalankan tugas, kelompok Victory menemukan seorang anak kecil bernama Dorothy yang tiba-tiba muncul di kantong udara pesawat.  Permasalahan mulai terjadi semenjak kehadiran Dorothy yang diduga merupakan bom yang dapat meledak sewaktu-waktu. Permasalahan juga ditambah dengan kelompok Victoria yang memiliki masa lalu menyedihkan dan harus melawan perusahaan besar bernama UTS yang mana pemimpinya, James Sullivan (Richard Armitage) terkait dengan dua anggota Victory yaitu Tae Ho dan Kapten Jang.

Film ini menyajikan tontonan yang menyegarkan mata dengan adanya cinematography dan editing yang menakjubkan. Teknologi CGI yang digunakan dalam film ini mampu menjadikan beberapa adegan di luar angkasa tampak nyata. Film ini juga meyajikan resolusi gambar yang bagus. Ide yang digunakan dalam film ini dapat dikatakan cukup jenius karena mengambil latar waktu tahun 2092 dan film ini menyajikan teknologi yang dalam masa sekarang belum ada seperti robot yang berperasaan seperti manusia. Film ini juga mengandung moral tentang lingkungan dimana film ini menjadi gambaran bahwa keadaan bumi pada masa yang akan mendatag akan buruk dan tidak layak huni jika manusia pada masa sekarang masih melakukan kerusakan alam.

Sayangnya, konflik yang ada dalam film ini tidak semenakjubkan visual yang diberikan. Konflik yang ditampilkan bisa dibilang cukup membosankan. Alurnya seperti film pada umumnya yang mana tokoh protagonis memiliki masa lalu yang menyedihkan dan ia melawan musuhnya yang juga dari masa lalu tersebut. Konflik semacam itu banyak dijumpai dalam film atau series lain. Namun, dari konflik tersebut memiliki nilai kekeluargaan yang cukup mengharukan antara anggota kelompok Victory dan Dorothy. Selain itu, konflik yang ada dapat memberikan pesan moral kepada penonton tentang altruism, perjuangan, dan kasih sayang.

Kesimpulannya adalah bahwa film ini dapat dijadikan tontonan yang menghibur sekaligus memberi pengetahuan tentang teknologi, science, dan lingkungan. Visual yang ditampilkan sangat memanjakan mata dengan adanya resolusi gambar, editing, dan cinematography yang dikerjakan dengan baik. Meskipun konflik yang disajikan cukup membosankan, namun dapat memberikan pesan dan nilai yang dapat diambil oleh penonton. Film ini menjadi gambaran tentang kerugian yang terjadi di bumi pada masa depan jika manusia masih merusak alam pada masa sekarang. Film ini memberikan pesan moral untuk mengajak manusia mejaga bumi dan melestarikannya serta tidak merusaknya.

 

~Rifda Salsabila






Komentar

Postingan populer dari blog ini

SDN 2 TALIWANG

Kenalan Dulu Yukk!

  Halow everybody, selamat datang di blog HistoryScript. kenapa yoo dinamakan HistoryScript? Kita bahas asal mula penamaan dulu yaa... HistoryScript itu asalnya dari dua kata yaitu History dan Script. History itu artinya sejarah, nah kalo script itu artinya naskah. Nah dari kedua kata itu digabungin artinya. Iyapp betul, histrory script itu artinya naskah sejarah. Dari namanya aja udah pada tau kann di blog ini akan bahas apa ajaa ???? Kita disini bahas tentang tulisan dan peristiwa-peristiwa sejarah loo... pastinya akan ditulis dengan gaya bahasa yang mileniall karena para penulisnya pun anak-anak millenial zaman now. Kita akan sering update membahas topik yang seru seru bangeettt. Siapa yang nggak sabaarrrr ???? Tungguinn yak🤪 Btw ngomongin tentang penulisnya, kita belum kenalan nih siapa ajaa sih penulisnyaa.... kita perkenalan dluu yaa, Ada pepatah nih Tak Kenal Maka Tak Sayang, Tak Sayang Maka Tak Cinta nahh lohhh. Kita dari jurusan yang sering dibilang gabisa move on nih.. y...

Around The World In One Night

  Sumber Gambar: https://www.google.com/amp/s/bobo.grid.id/amp/08677592/mengenal-gaya-candi          Pagi itu merupakan pagi yang cerah untuk memulai petualangan bagi si kembar, Arya dan Kusuma. Pagi yang cerah ini mereka rencakan untuk mengeksplore wilayah candi Borobudur. “apakah semua peralatan sudah kau persiapkan, kak ?” tanya Arya “sudah, mari berangkat”. Jawab Kusuma sambil memeriksa kembali barang-barang di tas.           Mereka pun berangkat. Arya yang seorang pecinta alam sangat menikmati perjalanan, sedangkan Kusuma yang seorang kutu buku penggemar sejarah sedang sibuk me research sejarah tentang candi Borobudur.           Borobudur saat itu sangat sepi dan hanya mereka lah satu-satunya pengunjung saat itu, hingga pada akhirnya tanpa mereka sadari mereka tertidur ditengah-tengah candi Borobudur tersebut.       ...