Sejak Maret 2020, semua perkuliahan dialihkan menjadi kuliah
online hal ini disebabkan oleh masuknya virus corona atau yang biasa kita sebut
virus Covid-19 di Indonesia. Virus ini sebenarnya sudah ada pada bulan desember
2019 dan muncul pertama kali terjadi di kota Wuhan, Provinsi Hubei, China. Otoritas
China mengkonfirmasi bahwa virus ini sebuah virus baru yang merupakan family
virus flu seperti virus SARS dan MERS.
Virus yang
merupakan family virus flu ini diawali dari flu biasa hingga flu berat yang
menyebabkan tidak ada rasa pengecapan dan sesak nafas. Masa inkubasi dari virus
ini sangat bervariasi dari 2-14 hari. Penyebaran virus ini melalui droplet
ketika orang yang terinfeksi batuk ataupun bersin. Penularan virus dapat terjadi
dengan menyentuh permukaan yang memiliki virus lalu orang tersebut menyentuh
muluh, hidung atau mata mereka sendiri.
Virus corona
inilah yang menyebabkan semua mahasiswa di Indonesia menjadi kuliah daring. Kuliah
daring salah satu upaya untuk memutus rantai virus yang sedang menyebar dengan
cepat apalagi virus ini tidak terlihat dan tidak terdeteksi bentuknya seperti
apa. Perkuliah daring menyebabkan mahasiswa semua pulang kerumah atau pulang
kampung dari kota rantau.
Mahasiswa yang
pulang kampung dan berkuliah dirumah juga sudah merasakan bosan apalagi ketika
di rumah kurangnya pemasukan uang. Biasanya mahasiswa di kota rantau setiap
minggu atau setiap bulan dikasih uang untuk kehidupan di kota rantau. Tetapi,
ketika di rumah mahasiswa jarang sekali dikasih uang karena sudah tersedianya
makan dan tidak perlu lagi untuk membayar ataupun membeli kebutuhan kehidupan.
Ketika di
rumah kita bisa minta langsung kepada orangtua apa saja yang kita butuhkan dan
uang tersebut biasanya dikasih pas-pasan dan tidak ada lebihnya hal ini yang
menyebabkan kita tidak bisa membeli hal-hal yang lain. Pada masa pandemi orangtua
mendapatkan penurunan penghasilan yang dimana semua perekonomian juga menjadi
kacau karena pandemi ini. Hal ini yang membuat kita harus berfikir bagaimana untuk
membantu orangtua dan kita juga bisa menabung.
Salah satu
cara untuk membantu orangtua, kita membuka usaha seperti berjualan makanan
ataupun kebutuhan disaat pandemi ini. Saat ini banyak mahasiswa yang membuka
usaha makanan, membuat masker kain maupun strap masker. Usaha-usaha inilah
membuat mahasiswa mendapatkan uang sedikit demi sedikit demi membantu
perekonomian orangtua maupun untuk kehidupan sendiri.
Usaha yang
dijalankan dengan tekun dan konsisten ini akan menghasilkan usaha yang besar dan
mendapatkan penghasilan yang berlimpah. Apalagi untuk mahasiswa akhir, usaha
ini bisa dijadikan usaha keberlanjutan agar ketika lulus kuliah nanti bisa
dijadikan sambilan sambi menunggu panggilan pekerjaan ataupun ditekuni agar
menjadi usaha yang lebih besar.
Sistem penjualannya pun secara online dengan promosi di
media sosial ataupun di marketplace. Media
sosial dan marketplace saat ini
sangat diminati pada masa pandemi hanya diam di rumah kita bisa berbelanja
tanpa harus mendatangi toko tersebut tiba-tiba saja barangnya sudah sampai
dirumah.
Oleh: Anlisa Lailan Kamila

Komentar
Posting Komentar