Langsung ke konten utama

Melihat Sejarah Melalui Museum Kambang Putih Tuban

 


    Museum dapat dikatakan sebagai lokasi yang kaya akan ilmu pengetahuan selain perpustakaan. Namun, jarang sekali masyarakat menyisihkan waktunya untuk berkunjung ke museum, padahal dari museum kita dapat melihat dan mendapatkan informasi penting dari peninggalan masa lalu, sehingga wawasan terhadap sejarah pasti akan bertambah.

Foto lingga yoni koleksi museum Kambang Putih Tuban

Sumber : Pribadi

    Salah satu museum yang wajib dikunjungi adalah museum Kambang Putih yang berada di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Museum kambang putih ini berlokasi di Jl. Kartini No.03, Kutorejo, Kec. Tuban, Kab. Tuban, Jawa Timur. Lokasi Museum ini sangat strategis karena berada di pusat kota, dan berhadapan dengan alun-alun Tuban serta makam sunan Bonang yang tidak pernah sepi pengunjung. Museum ini tidak dipungut biaya alias gratis. Museum kambang putih ini buka hari Senin-Kamis & Minggu pada pukul 07:00-14:00 WIB, Jumat pada pukul 07:00 – 11:00 WIB, dan Sabtu pada pukul 07:00-12:00 WIB. Museum ini akan tutup pada tanggal merah dan hari besar.

Foto kalpataru koleksi museum Kambang Putih Tuban

Sumber : Pribadi

    Museum ini diberi nama Kambang Putih karena Kambang putih karena Kambang Putih merupakan nama dari Tuban dan merupakan kota pelabuhan yang terkenal pada abad ke 11 Masehi.

    Koleksi museum ini dapat dikatakan lengkap mulai dari peninggalan jaman Prasejarah, klasik, masa islam, hingga masa kolonial penjajahan Belanda dan Jepang. Terdapat beberapa arca, fosil, hingga peninggalan Sunan Bonang dan koin VOC dihadirkan di museum ini. Jadi, selain tempat untuk rekreasi, museum ini juga dapat dijadikan tempat edukasi sejarah yang menarik bagi pengunjung. Ketika masuk museum, kita akan langsung dihadapkan oleh benda-benda peninggalan masa prasejarah seperti fossil hingga senjata kapak prasejarah, selanjutnya kita akan menjumpai benda peninggalan Hindu-Bunddha seperti arca, prasasti, hingga lingga yoni yang merupakan media pemujaan sebagai simbol kesuburan.  Dalam museum ini juga menyimpan koleksi berupa Kalpataru yang berpahatkan tempat suci umat beragama dari islam, hindu, Buddha, konghuchu, bahkan hingga ajaran animisme. Diakhir perjalanan menelusuri museum ini, kita akan diperlohatkan susunan rapi dari koin-koin peninggalan VOC

Foto susunan koin VOC yang tersusun rapi koleksi museum Kambang Putih Tuban

Sumber : Pribadi

    Koleksi – koleksi museum kambang putih sangat tersusun rapih. Kondisi kebersihan dari museum ini juga sangat terjaga.. Untuk memasuki museum ini pengunjung hanya perlu menyiapkan kesehatan fisik dan menerapkan prokes (masa pandemic) untuk memasuki museum ini. Jadi, jika kita butuh tempat tenang, murah, dan sederhana, tidak ada salahnya jika kita mengunjungi museum Kambang Putih ini. Selain mendapatkan hiburan rekreasi kita juga akan mendapatkan ilmu pengetahuan baru terkait peninggalan sejarah.

 

_Gilang Harits M_ 

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

SDN 2 TALIWANG

Kenalan Dulu Yukk!

  Halow everybody, selamat datang di blog HistoryScript. kenapa yoo dinamakan HistoryScript? Kita bahas asal mula penamaan dulu yaa... HistoryScript itu asalnya dari dua kata yaitu History dan Script. History itu artinya sejarah, nah kalo script itu artinya naskah. Nah dari kedua kata itu digabungin artinya. Iyapp betul, histrory script itu artinya naskah sejarah. Dari namanya aja udah pada tau kann di blog ini akan bahas apa ajaa ???? Kita disini bahas tentang tulisan dan peristiwa-peristiwa sejarah loo... pastinya akan ditulis dengan gaya bahasa yang mileniall karena para penulisnya pun anak-anak millenial zaman now. Kita akan sering update membahas topik yang seru seru bangeettt. Siapa yang nggak sabaarrrr ???? Tungguinn yak🤪 Btw ngomongin tentang penulisnya, kita belum kenalan nih siapa ajaa sih penulisnyaa.... kita perkenalan dluu yaa, Ada pepatah nih Tak Kenal Maka Tak Sayang, Tak Sayang Maka Tak Cinta nahh lohhh. Kita dari jurusan yang sering dibilang gabisa move on nih.. y...

Around The World In One Night

  Sumber Gambar: https://www.google.com/amp/s/bobo.grid.id/amp/08677592/mengenal-gaya-candi          Pagi itu merupakan pagi yang cerah untuk memulai petualangan bagi si kembar, Arya dan Kusuma. Pagi yang cerah ini mereka rencakan untuk mengeksplore wilayah candi Borobudur. “apakah semua peralatan sudah kau persiapkan, kak ?” tanya Arya “sudah, mari berangkat”. Jawab Kusuma sambil memeriksa kembali barang-barang di tas.           Mereka pun berangkat. Arya yang seorang pecinta alam sangat menikmati perjalanan, sedangkan Kusuma yang seorang kutu buku penggemar sejarah sedang sibuk me research sejarah tentang candi Borobudur.           Borobudur saat itu sangat sepi dan hanya mereka lah satu-satunya pengunjung saat itu, hingga pada akhirnya tanpa mereka sadari mereka tertidur ditengah-tengah candi Borobudur tersebut.       ...