Langsung ke konten utama

Pengenalan Sumpit sebagai Senjata Tradisional


 Sumber gambar : nationalgeographic.grid.id

    Berbicara tentang senjata tradisional, salah satunya senjata Sumpit yang dimiliki oleh suku Dayak Kalimantan. Jangan dipikir bahwa sumpit ini sama halnya seperti sumpit alat makan asal Jepang. Sumpit sebuah senjata yang paling mematikan pada saat melawan para musuh di zaman perang. Senjata Sumpit ini beroperasi tanpa suara maka dari itu masyarakat suku Dayak mengatakan bahwa Sumpit senjata paling menakutkan.

    Kegunaan sumpit ini juga bukan hanya untuk melawan musuh tetapi bisa digunakan juga untuk berburu hewan di hutan. Tetapi pada saat ini masyarakat suku Dayak hanya beberapa saja menggunakan sumpit sebagai senjata untuk berburu. Keunggulan pada tingkat akurasi tembak sumpit ini mencapai sekitar 200 meter. Bentuk dari sumpit inipun cukup sederhana. Terdiri dari batang atau badan sumpit itu sendiri dengan panjang 1,5 sampai 2 meter dan berdiameter sekitar 2-3 sentimeter. Jenis kayu yang digunakan pada sumpit dari jenis kayu tampang, ulin, tabalien, plepek dan kayu resak.

    Saat ini, sumpit dijadikan olahraga tradisional oleh masyarakat setempat. Selain itu, sumpit juga menjadi salah satu cabang olahraga di perlombaan. Biasanya, sumpit dilombakan pada acara-acara HUT di Kalimantan. Sumpit juga populer di kalangan masyarakat daerah setempat.

    Jika sudah populer di daerah Kalimantan, olahraga sumpit bisa juga populer di tingkat nasional bahkan internasional sekalipun. Butuh proses yang tidak instan memang, namun jika dilakukan dengan kerja sama yang hebat, maka akan mudah mewujudkan itu. Pasalnya, olahraga sumpit ini terbilang unik karena berasal dari aktivitas manusia yang lazim dilakukan namun karena perkembangan zaman, berubah menjadi olahraga. Akan bangga sekali jika sumpit dapat dikenal di seluruh Indonesia dan seluruh dunia karena nilai historis, budaya, sekaligus kesehatannya. Jadi, ayo lestarikan dan perkenalkan olahraga sumpit sebagai nilai budaya khas Kalimantan dan juga olahraga asli Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SDN 2 TALIWANG

Kenalan Dulu Yukk!

  Halow everybody, selamat datang di blog HistoryScript. kenapa yoo dinamakan HistoryScript? Kita bahas asal mula penamaan dulu yaa... HistoryScript itu asalnya dari dua kata yaitu History dan Script. History itu artinya sejarah, nah kalo script itu artinya naskah. Nah dari kedua kata itu digabungin artinya. Iyapp betul, histrory script itu artinya naskah sejarah. Dari namanya aja udah pada tau kann di blog ini akan bahas apa ajaa ???? Kita disini bahas tentang tulisan dan peristiwa-peristiwa sejarah loo... pastinya akan ditulis dengan gaya bahasa yang mileniall karena para penulisnya pun anak-anak millenial zaman now. Kita akan sering update membahas topik yang seru seru bangeettt. Siapa yang nggak sabaarrrr ???? Tungguinn yak🤪 Btw ngomongin tentang penulisnya, kita belum kenalan nih siapa ajaa sih penulisnyaa.... kita perkenalan dluu yaa, Ada pepatah nih Tak Kenal Maka Tak Sayang, Tak Sayang Maka Tak Cinta nahh lohhh. Kita dari jurusan yang sering dibilang gabisa move on nih.. y...

Around The World In One Night

  Sumber Gambar: https://www.google.com/amp/s/bobo.grid.id/amp/08677592/mengenal-gaya-candi          Pagi itu merupakan pagi yang cerah untuk memulai petualangan bagi si kembar, Arya dan Kusuma. Pagi yang cerah ini mereka rencakan untuk mengeksplore wilayah candi Borobudur. “apakah semua peralatan sudah kau persiapkan, kak ?” tanya Arya “sudah, mari berangkat”. Jawab Kusuma sambil memeriksa kembali barang-barang di tas.           Mereka pun berangkat. Arya yang seorang pecinta alam sangat menikmati perjalanan, sedangkan Kusuma yang seorang kutu buku penggemar sejarah sedang sibuk me research sejarah tentang candi Borobudur.           Borobudur saat itu sangat sepi dan hanya mereka lah satu-satunya pengunjung saat itu, hingga pada akhirnya tanpa mereka sadari mereka tertidur ditengah-tengah candi Borobudur tersebut.       ...