Menjelajahi Era Keemasan dan Tragedi Pahit Hollywood Bersama Film “Once Upon a Time In Hollywood” (2019)
Gambar dari teahub.io
Film Once Upon a Time in Hollywood (2019) yang
berdurasi 2 jam 40 menit ini merupakan film karya sutradara nyentrik namanya sudah sangat
dihormati di Hollywood. Dia adalah seorang Quentin Tarantino sutradara yang berusia
57 tahun. Film ini merupakan film kesembilan karya Tarantino yang sebelumnya
sudah mengeluarkan beberapa film keren seperti Kill Bill, Django Unchained,
Pulp Fiction, Inglourious Basterd dan lain-lain. Pada film ini kita
disuguhkan dengan suasana tahun 60an terutama kota Los Angeles yang menjadi
latar pada film tersebut. Aktor dan aktris yang berperan dalam ini merupakan
nama-nama yang sudah malang melintang di dunia perfilman, sehingga film ini cukup
menarik dan menyenangkan untuk ditonton. Film ini juga menggandeng Sony Pictures sebagai rumah produksinya.
Once Upon a Time in Hollywood menceritakan
mengenai kisah seorang Rick Dalton yang diperankan oleh Leonardo DiCaprio yang
merupakan seorang aktor yang pernah berjaya pada era 50an, dan pada era
selanjutnya yakni 60an dimana Dalton mulai menua, ia harus menghadapi perubahan
era dan dunia perfilman yang semakin berkembang. Rick Dalton ditemani oleh
teman setianya dan juga pemeran penggantinya yang bernama Cliff Booth yang
diperankan oleh Brad Pitt. Pada era 60an Rick Dalton mulai depresi karena namanya
mulai dilupakan dan khawatir kariernya akan memudar. Rick Dalton bertetangga
dengan Sharon Tate (Margot Robbie) dan suaminya Roman Polanski (Rafal
Zawierucha), mereka berdua adalah pasangan yang namanya sudah malang melintang
di Hollywood. Tate merupakan seorang aktris sementara suaminya Roman Polanski
adalah seorang sutrada terkenal. Hal tersebut yang ingin dimanfaatkan oleh Rick
Dalton untuk menjalin pertemanan dengan pasangan tersebut untuk mengembalikan
ketenarannya.
Dalton mendapat kesempatan untuk
memerankan karakter antagonis di projek terbaru berjudul Lancer, Dalton
sempat depresi karena kesulitan menghapal teks, namun pada akhirnya ia sukses
memerankan karakter tersebut. Dalton kembali percaya diri dan akhirnya mendapat
kesempatan untuk bermain film di Italia. Ia mengajak sekaligus Cliff Booth
untuk ke Italia selama 6 bulan. Setelah dari Italia akhirnya mereka pulang dan
Rick Dalton menikahi wanita Italia yang bernama Francesca Capucci (Lorenza Izzo).
Puncaknya terjadi pada malam 9 Agustus 1969 dimana latar ini mengambil kisah
nyata dibalik tragedi pembunuhan Sharon Tate oleh sekte Hippies yang
dipimpin oleh Charles Manson. Namun, pada film ini dikisahkan bahwa pembunuhan
itu berakhir gagal, mereka yang awalnya berencana membunuh Tate dan
teman-temannya beralih ingin membunuh Dalton dan keluarganya karena sakit hati
sebelumnya mereka diusir oleh Dalton. Beruntung pada malam itu Booth dan
anjingnya Brandy ada dirumah Dalton walau dalam keadaan mabuk. Booth dan anjingnya
lah yang menggagalkan aksi para hippies tersebut dan membunuh pada Hippies dengan cara yang kejam, walaupun akhirnya
Booth juga harus dilarikan kerumah sakit karena ditusuk pada bagian pahanya. Pada akhir
adegan teman dari Sharon Tate yang sedang sedang berpesta keluar rumah karena
mendengar kebisingan di rumah tetangganya tersebut. Adegan akhir juga
memperlihatkan Rick Dalton akhirnya bisa bercengkrama dengan tetangganya,
Sharon Tate.
Film ini cukup menarik untuk
ditonton terutama bagi orang-orang yang menyukai hal-hal yang berbau era 60an,
sebab di film ini digambarkan mengenai kehidupan Los Angeles pada era tersebut.
Film ini juga menampilkan beberapa karakter asli, sebut saja Sharon Tate, Roman Polanski, Bruce Lee,
Charles Manson, dan karakter dunia nyata lainnya. Selain itu para pemain juga
diisi oleh bintang-bintang papan atas Hollywood seperti Leonardo DiCaprio, Brad
Pitt, Margot Robbie, Kurt Russel, Al Pacino, Dakota Fanning, Margaret Qualley
dan bintang lainnya. Namun, film ini juga menampilkan adegan kekerasan dan
berdarah-darah atau dikenal dengan istilah gore yang mungkin menganggu
bagi sebagian orang.
Oleh
Yusril Arya Putra

Komentar
Posting Komentar